Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Kompas.com - Olahraga yang dilakukan dengan teman pasti lebih terasa menyenangkan sehingga kita pun lebih bersemangat menjalaninya. Menurut studi dari University of Oxford hal tersebut karena pengeluaran endorfin (hormon antistres) di otak lebih banyak saat kita melakukan aktivitas latihan kelompok daripada latihan sendiri.
Latihan kelompok dapat dilakukan bersama teman, keluarga, hingga pasangan. Konsultan fitnes Ashley Borden mengatakan, olahraga bersama pasangan membuat kita lebih fokus pada tujuan bersama. "Olahraga bersama juga dapat meningkatkan ikatan emosional antara Anda dengan pasangan," ungkapnya.
Inilah beberapa cara latihan yang dapat dilakukan bersama pasangan.
1. Latihan berat
Anda dan pasangan dapat pergi ke gym bersama. Lakukan gerakan push up, plank, angkat beban bersama. Bahkan Anda dapat saling bergantian membantu menunjukkan gerakan yang benar pada pasangan sehingga olahraga dapat menjadi lebih menyenangkan.
2. Yoga
Ada beberapa gerakan yoga yang dapat dilakukan bersama, seperti Double Downward-Facing Dog yaitu gerakan berhadapan dan saling menyatukan telapak kaki dan berpegangan tangan. Saat ini juga banyak tersedia kelas khusus yoga untuk para pasangan.
3. Panjat tebing
Olahraga ini memungkinkan Anda untuk saling menyemangati. Selain itu baik untuk menjalin komunikasi.
4. Lari
Olahraga berjenis kardio akan semakin baik jika dilakukan bersama. Lari dapat dilakukan di alam bebas bahkan di gym melalui trademill.
5. Mendaki gunung
Jalin kebersamaan dengan pasangan sekaligus menguatkan otot-otot tubuh sambil menikmati pemandangan indah dan udara segar di gunung.
6. Tenis
Anda dapat melakukan olahraga ini dengan mencari pasangan lain. Adanya kompetisi akan membuat olahraga terasa lebih bersemangat.
7. Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menantang sekaligus menyenangkan, terlebih jika dilakukan bersama pasangan. Mulailah dari trek ringan dengan pemandangan yang tidak monoton sehingga kegiatan ini lebih berkesan.
8. Berdansa
Pilihlah jenis dansa dengan irama cepat seperti salsa. Berdansa dengan pasangan tentu akan membentuk suasana yang romantis. Selain itu, berdansa dapat merangsang dopamin, senyawa kimia dalam otak yang memberikan rasa nyaman.
Kompas.com - Kesembuhan pasien kanker tak hanya ditentukan kemajuan teknologi atau pengobatan. Keadaan lingkungan atau psikososial juga memegang peranan penting. Itu sebabnya dibutuhkan dukungan motivasi dari lingkungan terdekat pasien.
"Perjalanan menuju sembuh adalah seni. Tiap orang berbeda dan kami terus belajar dari pasien," kata Dr. Ang Peng Tiam, Medical Director and Senior Consultant Medical Oncology Parkway Cancer Centre, Singapura, dalam sebuah kesempatan wawancara dengan Kompas.com di Jakarta, akhir pekan lalu.
Menurut Ang, untuk menuju sembuh tim dokter di rumah sakit seharusnya tidak hanya merawat penyakit, tapi juga merawat pasien. Prinsip ini melahirkan perlakuan yang berbeda. Merawat penyakit mengindikasikan proses menuju sembuh yang hanya berpedoman pada proses perkembangan penyakit sementara kondisi psikologi dan kenyamanan pasien menjadi kurang diperhatikan.
"Ketika vonis kanker dijatuhkan, kebanyakan pasien merasa khawatir, minder, dan takut akan masa depan. Sebagian pasien kemudian membatasi diri dengan orang terdekatnya. Sebaliknya lingkungan sekitar juga tidak tahu bagaimana memperlakukan pasien kanker," kata Ang.
Kurangnya komunikasi membuat pasien kanker merasa terkucil. Padahal hal itu akan memperburuk mood pasien sehingga yang terpikir hanya melulu kanker itu dan mulai membayangkan hal buruk yang mungkin timbul.
Saat seseorang terdiagnosa kanker, bukan hanya pasien yang merasa tertekan, tapi juga seluruh anggota keluarga. Untuk itu menurut Ang, pihak keluarga juga harus mendapat informasi yang benar seputar penyakit.
Menurut Ang, menjaga kondisi psikologis pasien dan anggota keluarga dibutuhkan karena tidak semua penyakit kanker bisa disembuhkan. "Tidak jarang pasien datang dengan kondisi parah dan tidak mungkin lagi disembuhkan. Pada kondisi ini rumah sakit harus menjadi tempat transit yang pantas menjelang ajal pasien," katanya.
Pada pasien yang penyakitnya tidak bisa disembuhkan, perawatan lebih ditekankan pada pengelolaan efek samping pengobatan. Sasaran dari program perawatan ini adalah memungkinkan pasien mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan tenang dan menjalani hari-hari terakhir mereka senyaman mungkin.
TANGERANG, KOMPAS.com - Kasus bayi dengan cacat lahir akibat cacat bawaan dapat ditekan jika ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan ultrasonografi atau USG. Melalui pemeriksaan USG, perkembangan janin dapat dikontrol sehingga bila terjadi kelainan pada janin, maka tenaga medis dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan.
Dokter spesialis kebidanan Rumah Sakit Premier Bintaro dr. Nurwansyah, Sp.OG mengatakan, USG sebaiknya dilakukan secara berkala. USG yang rutin dan berkala akan memberikan keuntungan yaitu dapat lebih cepat tahu jika ada kelainan pada janin.
Kendati USG perlu rutin dan berkala dilakukan saat kehamilan, namun masih banyak yang beranggapan melakukan USG terlalu sering akan menimbulkan efek negatif bagi kandungan. Sebaliknya, Nurwansyah mengatakan, gelombang yang dihasilkan dari USG aman karena tidak berefek radiasi. USG pun tidak memiliki efek negatif bagi janin.
"Idealnya USG dilakukan setiap bulan, namun setidaknya USG dilakukan 4 kali selama masa kehamilan," ungkap Nurwansyah dalam Seminar Dokter yang bertajuk "Updates In Maternal - Fetal Medicine" di Tangerang, Sabtu (6/4/2013).
Prinsip USG yaitu menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh telinga. Beberapa studi internasional tentang USG belum ada yang menunjukkan dampak negatif pemeriksaan USG pada kehamilan. Sedangkan menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), USG baru berakibat negatif jika telah dilakukan sebanyak 400 kali.
USG menurut Nurwansyah wajib dilakukan antara lain pada 2 minggu pertama kehamilan untuk memastikan kehamilan normal berada di dalam rahim. Selanjutnya, USG dilakukan satu buan kemudian untuk menentukan kondisi bayi untuk mengetahui adan tidakya kelainan atau cacat bawaan, seperti penebalan kulit tengkuk. Pemeriksaan USG idealnya terus dilakukan setiap bulan untuk mengikuti perkembangan janin.
Nurwansyah memaparkan, USG memiliki tiga tingkatan. USG tingkat pertama yaitu hanya sebatas skrining. USG skrining dapat dilakukan oleh tenaga medis, meski bukan dokter, asal telah mendapatkan sertifikasi, seperti bidan. USG tingkat kedua sudah dapat menentukan kesehatan organ-organ janin seperti ginjal atau jantung. Sedangkan USG tingkat tiga sudah dapat menentukan hingga pada kelainan-kelainan yang lebih mendetail.
"USG pun memiliki beberapa jenis dimensi. Untuk mendeteksi awal adanya kelainan harus digunakan USG tipe 2D, sedangkan untuk 3D dan 4D digunakan untuk melihat keseluruhan dari cacat bila ditemukan," tutur Nurwansyah.
Kendati USG efektif untuk mendeteksi kelainan, menurut Nurwansyah, yang paling penting lagi adalah "man behind the gun" atau tenaga medis yang melakukan pemeriksaan USG. "Karena dia lah yang mendiagnosa jika terjadi kelainan pada janin. Maka dia pula yang menentukan apabila harus dilakukan tindakan selanjutnya," pungkasnya.
KOMPAS.com - Apabila anak Anda perlu menerima pengobatan untuk permasalahan gigi dan mulut, ada baiknya untuk tidak menggunakan bius. Sebuah studi teranyar mengatakan, pemberian bius lokal pada anak akan menghambat perkembangan gigi geraham paling belakang atau disebut juga dengan "wisdom teeth"
Studi ini melibatkan 220 anak yang melakukan pengobatan gigi di Tufts University School of Dental Medicine. Mereka berusia antara 2 hingga 6 tahun. Setelah tiga tahun atau lebih, mereka melakukan pemeriksaan dengan sinar X.
Para peneliti menemukan, mereka yang menerima bius saat pengobatan pada rahang bawah, empat kali lebih mungkin untuk mengalami pertumbuhan tunas wisdom teeth yang tertunda daripada pada mereka yang tidak menerima bius.
"Peristiwa hilangnya tunas wisdom teeth lebih tinggi secara signifikan pada mereka yang menerima bius," ujar penulis studi Anthony Silvestri, profesor klinis di departemen Prostodontik dan Bedah Mulut.
Normalnya, tunas wisdom teeth mulai dikembangkan pada empat pojok gusi pada usia 2-6 tahun, dan mulai tampak ke permukaan gusi di usia remaja atau awal usia dewasa.
Permasalahan yang sering timbul adalah wisdom teeth seringkali tidak tumbuh seperti yang seharusnya. Sebanyak 9 dari 10 orang mengalami permasalahan ini. Padahal, menurut American Association of Oral and Maxillofacial Surgeons, pertumbuhan wisdom teeth yang tidak benar dapat menimbulkan rasa sakit dan infeksi. Maka banyak dokter gigi menyarankan untuk melakukan pencabutan wisdom teeth.
Silvestri mengatakan, temuan ini diharapkan untuk menjadi awalan dari penelitian yang lebih besar lagi untuk memberikan pengertian yang lebih baik lagi tentang wisdom teeth.
"Dokter gigi melakukan bius lokal pada anak selama hampir 100 tahun terakhir tanpa mengetahui hal tersebut mungkin dapat menghambat pertumbuhan wisdom teeth," simpulnya.
Meski demikian, studi yang dimuat dalam Journal of the American Dental Association ini belum mampu menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Kompas.com - Stres yang sudah menjadi "menu" harian, pola makan yang buruk, hingga perawatan rambut yang salah bisa menjadi penyebab rambut mudah rontok. Rangsang kembali pertumbuhan rambut dengan tiga langkah berikut ini.
1. Variasi makanan
Tubuh memerlukan protein untuk memproduksi rambut, karena itu pastikan asupan makan Anda terdiri dari 15 persen protein yang bisa didapatkan dari daging unggas, susu, telur, daging, atau kacang-kacangan.
Selain itu, Anda juga perlu mengasup lemak jenuh dan karbohidrat dalam jumlah sedang untuk menyediakan energi yang diperlukan tubuh sehingga seluruh proses tubuh terjamin fungsinya.
Suplementasi vitamin juga penting. Pilihlah suplemen yang mengandung beta karoten, vitamin A dan B, serta zinc. Zat-zat tersebut sangat diperlukan untuk pertumbuhan rambut.
2. Kelola stres
Stres sangat berpengaruh pada pertumbuhan rambut. Saat Anda sering mengalami stres, tubuh secara khusus akan memberi perhatian untuk menghadapi stres tersebut. Akibatnya, perhatian terhadap fungsi normal tubuh menjadi terganggu, misalnya saja pertumbuhan rambut.
Menghilangkan stres sama sekali mungkin agak sulit. Karena itu mulailah mengelola stres agar tidak sampai mengganggu kesehatan. Lakukan olahraga rutin atau meditasi. Cukup tidur setiap malam juga sangat membantu menurunkan kecemasan dan stres.
3. Beri perhatian pada kulit kepala
Rangsanglah sirkulasi darah di bagian kulit kepala sehingga folikel rambut lebih aktif dan mampu tumbuh dalam kecepatan yang normal. Keramas dengan sampo yang tepat juga akan membersihkan kulit kepala dan folikel rambut dari debu dan minyak.
Sebagai tambahan, teteskan sedikit minyak lavender ke dalam sampo atau kondisioner rambut. Minyak lavender dan juga minyak ylang-ylang, sangat membantu merangsang folikel rambut sehingga rambut cepat tumbuh. Selain itu, minyak esensial ini berbau harum sehingga rambut pun tercium wangi.