Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Tampilkan postingan dengan label Sulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulit. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 April 2013

Sulit Hamil, Kapan Perlu Cek Kesuburan?

Kompas.com - Bila setelah setahun menikah dan selalu rutin berhubungan seksual kehamilan tak juga datang, Anda dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan kesuburan penting untuk mencari kelainan yang mungkin bisa diperbaiki.

Sayangnya dalam sebuah survei terhadap pasien di beberapa rumah sakit di Indonesia diketahui masih banyak pasangan yang takut memeriksakan diri. Hampir 56 persen pasien menjawab mereka takut akan diagnosis mandul jika periksa ke dokter.  

Pemeriksaan kesuburan idealnya dilakukan kedua belah pihak, suami dan istri. Menurut dr.Indra C Anwar, Sp.OG, pihak wanita menyumbang sekitar 45 persen penyebab sulit hamil, sedangkan pada pria sekitar 40 persen.
"Yang 15 persen tidak diketahui penyebabnya," katanya dalam acara temu media mengenai perkembangan terkini infertilitas dan bayi tabung di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sekitar 75 persen pasangan akan berhasil hamil dalam waktu 6 bulan setelah menikah dan 85 persen hamil dalam periode setahun.

"Kurang dari 5 persen diantaranya akan hamil dalam periode 6 bulan berikutnya. Pasangan yang kurang subur sekitar 1-3 persen," kata dokter dari Klinik Teratai RS Gading Pluit Jakarta ini.

Ditambahkan oleh dr.Budi Wiwengko, Sp.OG, pemeriksaan kehamilan sebaiknya dilakukan jika setahun setelah menikah pasangan belum juga memiliki keturunan. "Tetapi pada kasus-kasus tertentu pemeriksaan bisa dilakukan lebih cepat, tidak perlu menunggu setahun," kata dokter yang biasa disapa Iko ini.

Menurut Iko, wanita yang menikah di atas usia 35 tahun, memiliki gangguan haid sebelumnya, atau pernah melakukan kuret dan menderita infeksi rahim, wajib memeriksakan diri secepatnya.

Ada sejumlah tes yang perlu dilakukan, antara lain pemeriksaan anatomi organ reproduksi dengan USG, pemeriksaan tes darah untuk mengetahui kadar hormon, pemeriksaan sperma dan sel telur, dan sejumlah tes tambahan lainnya sebagai penunjang.

Penyebab sulit hamil pada seseorang memang masih diliputi misteri. Namun menurut Indra cukup banyak kelainan-kelainan pada organ reproduksi yang masih bisa diperbaiki, baik dengan obat atau pun tindakan operasi.

"Jika sulit hamilnya ternyata karena gangguan pematangan sel telur, gangguan sperma, atau ketidakseimbangan hormon, masih bisa diatasi dengan obat," kata Indra.

Sementara itu jika gangguan kesuburan disebabkan oleh endometriosis atau kista, serta perlengketan rahim, biasanya diperlukan tindakan pembedahan.

"Pada kasus kelainan yang sifatnya permanen, masih bisa dibantu dengan program bayi tabung," katanya.



Sumber Kompas



Info Alkes

Minggu, 31 Maret 2013

Kelelahan Bukan Penyebab Sulit Hamil

Kompas.com - Kelelahan sering dianggap sebagai penyebab sulitnya memiliki keturunan, terutama pada pasangan suami istri yang sibuk bekerja. Padahal, kelelahan bukan penyebab langsung terhambatnya kesuburan.

Dalam sebuah survei mengenai kesuburan pada lebih dari 200 pasien di Jakarta diketahui sebagian besar responden mengatakan gangguan haid dan gaya hidup, terutama kelelahan sebagai penyebab sulit hamil.

Padahal menurut penjelasan dr.Budi Wiwengko, Sp.OG, lelah akibat bekerja tidak terkait dengan kesuburan wanita.

"Memang banyak wanita yang setelah berhenti bekerja lantas hamil. Hal itu bisa jadi selama masih aktif bekerja frekuensi berhubungan seks berkurang. Setelah jadi ibu rumah tangga hubungan seks jadi teratur," kata dokter yang akrab disapa Iko ini.

Hubungan seks yang teratur, yakni 2-3 kali setiap minggu, akan meningkatkan peluang kehamilan. "Hampir 75 persen wanita akan hamil dalam periode 6 bulan setelah menikah jika hubungan seksnya teratur," kata dokter spesialis fertilitas dari Klinik Yasmin RSCM Jakarta ini.

Aktivitas fisik yang tinggi, misalnya pada atlet marathon menurut Iko memang bisa menyebabkan gangguan kesuburan. "Sulit hamilnya karena ada gangguan pematangan sel telur," imbuhnya.

Menurut para ahli dari MayoClinic olahraga dengan intensitas tinggi bisa menurunkan produksi hormon progesteron sehingga mengganggu proses pematangan sel telur.

Setiap wanita yang mengalami gangguan haid, misalnya haid beberapa bulan sekali, nyeri hebat setiap haid, atau tidak pernah haid, perlu dicari penyebabnya. "Kalau tidak haid berarti sel telur tidak bisa dibuahi, maka tak akan bisa hamil," tandasnya.

Iko menyarankan agar pemeriksaan kesuburan dilakukan sedini mungkin. "Meski belum menikah, jika ada gangguan dengan siklus haid sebaiknya periksa," katanya.



Sumber Kompas



Info Alkes