Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Kompas.com - Sehat tidaknya mengonsumsi telur masih menjadi kontroversi. Pendapat terbaru menyebutkan, konsumsi telur secara berlebihan akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Meski selama ini telur dianggap "jahat" karena kandungan kolesterolnya, tapi menurut penelitian yang dimuat dalam New England Journal of Medicine, ternyata bukan kolesterol dalam telur yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
Zat metabolit yang ditemukan dalam kuning telur yang disebut licithin disebut sebagai biang keladinya. Saat lecithin dicerna, ia akan dipecah menjadi komponen yang berbeda, termasuk senyawa kimia kolin.
Ketika bakteri di usus memetabolisme kolin, akan dilepaskan kandungan yang oleh liver diubah menjadi komponen yang disebut trimethylamine N-oxide (TMAO).
"TMAO akan mempercepat plak dan pengumpulan kolesterol di pembuluh darah sehingga risiko penyakit jantung dan stroke meningkat," kata Stanley Hazen, kepala departemen kedokteran sel dan molekuler di Cleveland, AS.
Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dua minggu setelah kelompok peneliti melaporkan tentang carnitin (ditemukan di daging merah dan minuman energi) dan risiko serangan jantung.
"Kedua penelitian ini menunjukkan cara baru yang potensial untuk mengenali risiko pasien terkena penyakit jantung," kata Hazen.
Lantas, perlukah kita membuang kuning telur? Belum perlu. Menurut Hazen, masih diperlukan studi lebih mendalam untuk mengonfirmasi penemuan awal ini.
"Konsumsi dalam jumlah sedang adalah kunci. Selain itu kurangi makanan yang mengandung lemak tinggi dan kolesterol karena mengandung zat kimia yang akan diubah menjadi TMAO," katanya.
Kompas.com - Orang yang sedang menjaga berat badannya biasanya langsung memusuhi camilan. Padahal, tak perlu takut terhadap makanan kecil. Jika Anda memilih makanan sehat dengan porsi yang terkontrol, camilan justru membantu mengendalikan rasa lapar di antara waktu makan. Sebagian besar orang malah makan secara berlebihan karena perut sangat kosong di jam makan.
Menurut Deborah Beauvais, juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics, ada beberapa hal yang bisa dijadikan rambu agar keinginan ngemil tidak merusak program memiliki berat badan ideal. Selain ngemil di waktu yang tepat, jenis camilan juga sebaiknya diperhatikan. Camilan gorengan atau makanan tinggi lemak tentu harus dihindari. Simak kiat-kiat lainnya agar Anda tak merasa "berdosa" karena ngemil.
1. Ngemillah di saat Anda benar-benar lapar. Jangan biarkan rasa bosan atau frustasi "mengalahkan" Anda untuk makan. Sebaliknya, jika rasa tersebut datang, perbanyaklah aktivitas fisik seperti berjalan-jalan bahkan bertemu teman.
2. Berlatihlah untuk mengontrol porsi. Dua puluh delapan gram almond mentah (sekitar 23 butir) memiliki 160 kalori dan cocok untuk menunjang rencana makan sehat Anda. Namun jika Anda memakannya berlebihan, camilan sehat ini malah akan membuat Anda kelebihan kalori.
3. Berpikir kecil. Jangan berpikir sebungkus besar kue cokelat baru bisa memuaskan hasrat ngemil Anda. Penelitian menunjukkan, makan dengan porsi kecil pun sudah dapat memuaskan Anda.
4. Jangan terjebak pada kata-kata "bebas lemak" dan "tanpa gula". Bebas lemak, kata Beauvais diartikan dengan rendah kalori. Namun ada beberapa produk yang memasang label tersebut, jika dibandingkan dengan produk biasa ternyata perbedaannya tidak terlalu jauh. Maka Beauvais menyarankan, agar lebih teliti memilih produk.
5. Rencanakan waktu ngemil. Anda akan lebih tidak tergoda pada camilan manis di depan mata ketika Anda sudah membawa camilan sehat sendiri.
6. Jadwalkan waktu ngemil. Ngemil di antara waktu makan, terbukti dapat mencegah untuk makan berlebihan di waktu makan utama sehingga membantu menjaga berat badan.
Jadi, tidak takut ngemil lagi kan?