Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Kompas.com - Dengan aktivitas sederhana seperti tidur siang, produktivitas kerja dan konsentrasi bakal meningkat. Namun, tidur siang juga ada batasnya. Durasi tidur siang yang terlalu lama justru memiliki efek merugikan.
Tidur yang terlalu lama bisa menimbulkan inersia, terutama bagi yang tidur lebih dari 10-20 menit. Inersia adalah perasaan pening dan disorientasi setelah orang bangun dari tidur nyenyak. Keadaan ini bisa berlangsung beberapa menit sampai setengah jam. Keadaan ini juga bisa terjadi pada orang dengan jam tidur siang kurang dari 10 menit. Hal ini tentunya buruk bagi mereka yang harus segera siap bekerja setelah tidur siang.
Tidur siang yang terlalu lama juga akan berdampak negatif pada jam tidur malam. Jam tidur siang yang panjang akan menurunkan kualitas tidur malam seseorang. Karena itu para penderita insomnia disarankan untuk tidak terlalu lama tidur siang.
Tidur siang sebaiknya hanya dilakukan selama 10-20 menit. Tidur siang selama 10 menit terbukti bisa mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan kinerja yang beraspek kognitif. “Tidur siang dan malam memiliki siklus yang beda,” kata ahli tidur dr. Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta. Tidur malam baru mencapai lelap setelah 120 menit. Sedangkan untuk tidur siang hanya butuh 10-20 menit.
Untuk memaksimalkan jam tidur siang, pastikan suasana sekitar terasa nyaman. Bagi beberapa orang tidur di tempat asing dan tidak biasa bukanlah perkara mudah. Bila ini terjadi buatlah diri Anda senyaman mungkin. Keadaan lingkungan berdampak besar bagi kualitas tidur seseorang. Apabila memungkinkan sebaiknya suara dan pencahayaan bisa diminimalisir. Sebelum tidur sebaiknya pastikan juga kenyamanan lokasi dan tempat tidur.
Kompas.com - Tidur siang selama ini lebih dianggap penting untuk anak dan balita. Padahal, manfaat tidur siang sangat penting bagi manusia segala umur. Tidur siang bisa mengembalikan kewaspadaan, meningkatkan penampilan, mengurangi kesalahan dan kecelakaan.
Hal ini dibuktikan oleh para peneliti NASA yang menyarankan pilot pesawat militer dan astronotnya tidur siang selama 40 menit. Hasilnya performa awak meningkat jadi 34 persen, sementara kewaspadaan menjadi 100 persen.
Tidur siang bisa langsung meningkatkan kewaspadaan selepas jam tidur, atau beberapa saat kemudian di hari lain. Tidur siang juga memiliki efek positif pada psikologi, yaitu memberi rasa relaks untuk menyegarkan pikiran. Tidur siang yang terjadwal disarankan bagi penderita narcolepsy yang kesulitan mengatur jam tidur dan bangun.
“Namun ingat walau bisa menyimpan energi, tidur siang tidak bisa membayar utang tidur malam,” kata ahli tidur Dr. Andreas Prasadja, RPSGT dari RS. Mitra Kemayoran.
Tidak perlu takut dikatakan pemalas hanya karena tidur siang. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Sleep telah mengkaji manfaat dan lamanya tidur siang yang efektif. Tidur siang selama 10 menit terbukti bisa mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan kinerja yang beraspek kognitif. Sedangkan tidur siang yang terlalu lama misalnya lebih dari 30 menit akan menimbulkan inersia, yaitu rasa pusing yang timbul usai tidur.
Para ahli menyarankan seseorang segera tidur siang apabila mengantuk saat menyetir. Tidur selama 20 menit dan minum kafein bisa mengembalikan kewaspadaan. Hal yang sama juga disarankan pada para pekerja shift malam, yang rentan kelelahan dan gangguan kinerja.
Sesuai penelitian yang dilakukan Sleep Medicine and Research Center bersama St. John's Mercy Medical Center dan St. Luke's Hospital di daerah St. Louis USA pada 2006, tidur siang dan konsumsi kafein berdampak besar pada kinerja pekerja dengan giliran kerja malam hari. Zat kafein dan tidur siang merupakan strategi jitu untuk meningkatkan kewaspadaan dan kinerja pada para pekerja shift malam.
Salah satu peneliti, James K. Walsh, PhD mengatakan, memang tidak mudah untuk tetap produktif dalam bekerja saat terjaga di malam hari. Meski begitu, dengan meluangkan waktu tidur siang yang cukup serta kafein, hal itu sangat banyak membantu.
Kompas.com - Selain bisa mengembalikan energi, tidur siang memiliki banyak manfaat lain bagi kesehatan. Tidur siang efektif selama 20-30 menit terbukti bisa meningkatkan mood, memperbaiki kinerja, dan kewaspadaan, tanpa menimbulkan rasa pening atau mengganggu jam tidur malam.
Beberapa tokoh yang rutin tidur siang sebagai bagian dari gaya hidupnya adalah Winston Churchill, John F. Kennedy, Ronald Reagan, Napoleon, Albert Einstein, Thomas Edison and George W. Bush.
“Memang benar tidur siang bisa mengembalikan energi, namun bukan berarti dapat membayar utang tidur malam,” kata ahli tidur Dr. Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta.
Tidur siang sendiri terdiri atas tiga tipe, yaitu
- Planned napping / preparatory napping, biasa disebut tidur yang terencana. Tidur jenis ini dilakukan oleh mereka yang meluangkan waktu untuk tidur siang meski belum mengantuk. Hal ini bisa dilakukan sebagai mekanisme bertahan sebelum merasa terlalu lelah, atau supaya seseorang bisa terjaga tepat pada waktunya.
- Emergency napping. Tidur ini terjadi ketika seseorang seketika merasa lelah dan tidak bisa melanjutkan aktivitas yang dijadwalkan. Tipe ini biasanya ada pada orang yang mengoperasikan mesin berat atau mengemudi.
- Habitual napping. Tipe ini biasa tidur siang dengan jadwal tertentu setiap harinya, misalnya pada anak-anak. Hal yang sama juga dilakukan orang dewasa selepas makan siang.
Sebelum tidur sebaiknya pastikan suasana sekitar nyaman untuk terlelap. Lingkungan sekitar berdampak besar pada kemampuan seseorang untuk tidur. Bila memungkinkan cobalah untuk membatasi kebisingan dan cahaya lampu. Menghabiskan beberapa waktu di tempat tidur sebelum mengantuk, terbukti merangsang timbulnya rasa ingin tidur.
Sebaiknya jangan mengambil jam tidur siang terlalu dini atau lambat. Telat tidur siang akan mengganggu jam regular tidur malam. Sebaliknya, tidur siang yang terlalu dini menyebabkan tubuh belum siap tidur. “Prinsipnya jangan sampai tidur siang mengganggu tidur malam,” kata Andreas.