Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Kompas.com - Banyak orang sudah merasa melakukan yang terbaik untuk tulang mereka karena sudah rajin minum susu. Memang susu merupakan sumber kalsium yang baik. Tetapi selain kalsium kita juga perlu vitamin D supaya penyerapan kalsium lebih optimal.
Selain itu kita juga perlu menjauhi rokok dan tetap aktif secara fisik. Demi tulang yang sehat kita juga wajib menjaga pola makan yang seimbang, ini berarti termasuk menghindari beberapa jenis asupan tertentu.
Jika Anda memiliki riwayat osteoporosis dalam keluarga, sebaiknya Anda perlu mengurangi konsumsi beberapa jenis makanan dan minuman berikut ini:
1. Kafein
Kebiasaan mengasup minuman berkafein bisa mengganggu penyerapan kalsium. Makin banyak Anda minum kafein, makin banyak kalsium yang terbuang di urin. Meski begitu efeknya termasuk kecil, terutama jika pola makan Anda termasuk tinggi kalsium.
2. Soda
Selain mengandung kafein, minuman bersoda juga bisa mengganggu kekuatan tulang. Menurut para ahli kelebihan fosforus, agen perasa asam fosforik di soda, akan menganggu penyerapan kalsium.
3. Garam
Makin banyak garam yang masuk ke dalam tubuh, makin banyak pula kalsium yang terbuang melalui urin dan keringat.
4. Kelebihan alkohol
Konsumsi alkohol dalam skala moderat, sekitar satu gelas perhari untuk wanita dan dua gelas untuk pria, memang memberikan efek perlindungan bagi tulang. Tetapi tak ada alasan untuk mulai kebiasaan minum alkohol. Lagi pula kebanyakan alkohol justru menyebabkan kekuatan tulang berkurang.
5. Kebanyakan protein
Dalam jumlah yang tepat, protein sangat penting untuk tulang yang sehat dan kuat. Wanita memerlukan sekitar 46 gram protein setiap hari, sedangkan pria sekitar 56 gram. Meski agak jarang ada orang yang kelebihan protein, tetapi jika berlebihan protein akan mengganggu keseimbangan keasaman di tubuh. Lingkungan yang terlalu asam membuat tulang mudah keropos.
KOMPAS.com - Nutrisi yang diasup oleh wanita saat hamil umumnya mempengaruhi kesehatan anak yang dikandungnya baik saat masih di dalam kandungan, hingga kelak. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan kesehatan tulang anak tidak dipengaruhi oleh asupan vitamin D yang cukup saat hamil.
Para peneliti asal Inggris mengukur kadar vitamin D dari hampir 4.000 wanita hamil. Peneliti juga melakukan pemeriksaan kepadatan mineral tulang dari anak yang dilahirkan saat menginjak usia 12 tahun. Hasilnya, tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar vitamin D pada masa kehamilan dengan tingkat kepadatan tulang anak.
Kepadatan mineral tulang merupakan indikator dari kesehatan tulang. Kadar mineral yang rendah dikaitkan dengan kesehatan tulang yang buruk serta risiko tinggi mengidap penyakit seperti rickets atau rakhitis.
Vitamin D membantu untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Penelitian sebelumnya sudah mengindikasikan bahwa hubungan antara kecukupan vitamin D saat hamil dengan kesehatan tulang anak tidak terlalu meyakinkan. Dan penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti asal University Bristol ini menguatkan penelitian sebelumnya tersebut.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet edisi online ini sekaligus menunjukkan ketidakkonsistenan dengan panduan kesehatan di Inggris yang menyebutkan perlunya tambahan asupan vitamin D di masa kehamilan.
Ketua peneliti Debbie Lawlor mengatakan, studi ini bertentangan dengan anjuran penambahan asupan vitamin D saat hamil dengan tujuan mempengaruhi kesehatan tulang anak di kemudian hari.
Philip Steer dari Imperial College London yang tidak terlibat dalam penelitian mengatakan, ketidakkonsistenan hasil penelitian mungkin membuat adanya alasan yang belum jelas mengapa penambahan asupan vitamin D secara resmi disarankan pada wanita hamil dan menyusui.
Sebuah penelitian lain mengatakan bahwa kadar vitamin D saat hamil berpengaruh terhadap berat lahir bayi. Maka pendekatan aman, menurut Steer, yaitu dengan mencukupi kebutuhan vitamin D saat hamil.
"Terutama untuk wanita yang memiliki risiko tinggi, seperti jarang terkena paparan matahari dan obesitas sebelum kehamilan," ungkapnya.