Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
KOMPAS.com - Ungkapan "mencapai lebih mudah daripada mempertahankan" mungkin berlaku juga untuk urusan penurunan berat badan. Jika orang memiliki target untuk meraih berat badan tertentu, mereka cenderung bersemangat mencapainya. Namun ketika sudah mencapainya, terkadang mereka malah lupa diri sehingga berat badan kembali meroket.
Nah, agar tidak terjadi peningkatan berat badan kembali setelah berhasil menurunkannya, kita butuh cara-cara tertentu. Berikut 7 cara yang dapat membantu menjaga berat badan ideal yang sudah berhasil dicapai.
1. Rencanakan ke depan
Menjaga berat badan juga membutuhkan perencanaan makan yang baik, bahkan di saat datang ke pesta. Makanan enak yang berlimpah saat pesta mungkin dapat menarik minat, namun ingatlah berat badan yang sudah berhasil dicapai. Solusinya, pergilah ke pesta tidak dengan perut kosong. Makanlah sedikit dan jangan berlama-lama di meja makanan.
2. Beri penghargaan
Penghargaan kecil penting untuk menjaga motivasi diri setelah mencapai target. Namun daripada memberikan penghargaan berupa makanan, lebih baik berikan pakaian baru dengan ukuran lebih kecil atau perawatan tubuh. Memberi penghargaan diri sendiri bukan harus menguras dompet kok, mandi air hangat, menonton TV, atau jalan-jalan juga sudah merupakan bentuk penghargaan.
3. Jaga makanan tetap segar dan menyenangkan
Selama menurunkan berat badan, mungkin orang jenuh dengan jenis makanan yang disantap. Untuk membuat makan tetap segar dan menyenangkan, maka cobalah lebih kreatif dalam menciptakan variasi makanan sehat. Kombinasi dengan makanan sehat asal negara lain juga bisa dijadikan pilihan.
4. Jangan lupakan kebiasaan sehat
Kebiasaan sehat yang sudah dibangun selama program penurunan berat badan harusnya tetap dilakukan meskipun sudah berhasil. Misalnya, sarapan sehat atau olahraga.
5. Cukup tiga gigit
Sajian makanan lezat, terlebih yang belum pernah diicip sebelumnya, memang mengundang selera. Namun jika makanan tersebut tinggi kalori, maka cobalah dengan sekedar tiga gigit dan hentikan makan.
6. Pantau makanan
Catat makanan yang diasup setiap hari. Sehingga, ketika terjadi peningkatan berat badan kembali, dengan mudah Anda bisa mengetahui makanan apa yang patut disalahkan dan harus dihindari.
7. Tingkatkan intensitas olahraga
Studi menunjukkan orang yang berhasil menjaga berat badan adalah orang yang mampu tetap berolahraga di tengah kesibukannya. Agar tidak bosan, cobalah kelas aerobik baru atau jenis olahraga baru.
KOMPAS.com — Usia yang menua bukan alasan untuk mengalami penurunan penglihatan. Meskipun dipengaruhi keturunan, dengan usaha yang baik, Anda pun masih dapat memiliki penglihatan yang baik di usia lebih dari 40 tahun.
Setelah melewati usia 40 tahun, banyak orang yang mulai bermasalah dengan penglihatan. Masalah ini meliputi mata kering dan presbiopia, yaitu ketidakmampuan untuk melihat fokus pada obyek yang dekat. Masalah tersebut mengakibatkan orang merasa lelah dan sakit kepala.
Pakar kesehatan mata di Wills Eye Institute Philadelphia Amerika Serikat, Julia Haller, mengatakan, seiring bertambahnya usia, lensa mata secara bertahap kehilangan kemampuan untuk fokus. Beberapa orang menolak untuk memakai kacamata, tetapi penurunan penglihatan memang tidak terhindarkan.
Meskipun kita tidak bisa menolak takdir menurunan kemampuan mata, beberapa strategi dapat meminimalkan dampak kerusakan.
Ahli kesehatan mata spesialis terapi penglihatan di Los Angeles, Gary Etting, mengatakan, orang harus menghindari membeli kacamata sendiri tanpa konsultasi sebelumnya kepada ahlinya. Saat ini, memang banyak kacamata yang dijual bebas, tetapi bukan berarti orang bisa bebas memilih sendiri lensa yang paling tepat untuknya.
"Orang sering kali memilih kacamata yang membuatnya melihat paling jelas, tetapi sebenarnya ini lebih dari mereka butuhkan. Hal ini akan membuat kerusakan fokus bertambah parah," papar Etting.
Kacamata yang digunakan saat melihat layar komputer, lanjutnya, juga perlu dibedakan dengan kacamata baca. Jika disamakan, keduanya akan menambah cepat kerusakan penglihatan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan cara mencegah masalah penglihatan saat usia muda. Ternyata cara-cara tersebut juga membantu untuk menjaga mata mereka saat menapaki usia lebih tua.
Dua studi yang dimuat dalam jurnal American Academy of Ophthalmology mengungkapkan, menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan dapat membantu mencegah miopia atau rabun jauh pada anak-anak. Meski dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak, miopia dapat memicu glaukoma dan gangguan retina di kemudian hari.