Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Tampilkan postingan dengan label Balita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2013

Usia 19 Bulan Mengapa Balita Belum Bisa Jalan?

TANYA:
Dok, anak saya perempuan. Sekarang berusia 19 bulan, berat badannya 8kg. Sampai sekarang dia belum juga bisa berjalan, tapi dia sudah mulai bisa berdiri tanpa berpegangan selama 10 detik namun belum berani melangkah. Dia seperti takut dan akan menjerit kalau dipaksa berjalan.
Saya bingung apa anak saya ada kelainan atau kurang gizi atau mungkin kurang berlatih. Mohon bantuan penjelasannya dok. Sebelumnya terima kasih
(Armiyana, Medan)

JAWAB :

Sayang sekali Ibu tidak menjelaskan saat ini apa saja yang sudah ia dapat lakukan sehingga informasinya menjadi lebih lengkap dan dapat saya ambil kesimpulan secara lebih komprehensif.

Bila saat ini si kecil sudah dapat berdiri sendiri dan mulai melangkah dengan berpegangan sekilas ia masih dalam taraf perkembangan yang normal. Terlebih bila tingkat perkembangan neuromotorik lain dan kognitif (kepandaiannya) sesuai dengan tingkat perkembangan seusianya.

Memang pada sebagian anak, seusia si kecil ada yang belum dapat berjalan sendiri. Namun secara bertahap biasanya lambat laun ia dapat berjalan sendiri. Perlahan-lahan latihlah ia untuk memberanikan dirinya melangkah.



Sumber Kompas



Info Alkes

Kamis, 11 April 2013

Jika Balita Akrab dengan iPad

Kompas.com - Komputer tablet seperti iPad kini telah menjadi salah satu "mainan" yang digemari anak. Meski cukup banyak aplikasi permainan edukatif di dalamnya, namun bagaimana sebenarnya pengaruh iPad dan gadget serupa lainnya terhadap tumbuh kembang anak?

Komputer tablet belum banyak dipakai tiga tahun lalu, sehingga belum ada data yang kuat mengenai efek gadget tersebut terhadap perkembangan anak.

Tim peneliti dari Barnard College, Center for Toddler Development, melakukan penelitian terhadap beberapa balita. Mereka ditempatkan dalam ruangan yang memiliki kaca sehingga perilaku mereka bisa dimonitor. Yang menjadi fokus penelitian adalah reaksi balita tersebut terhadap mainan tradisional dan iPad, serta apa reaksi mereka ketika iPad diambil.

Tim peneliti menguji kemampuan distraksi anak dengan memanggil nama mereka satu persatu saat anak-anak itu sedang asyik bermain iPad. Ternyata kebanyakan anak terlalu asyik dengan "mainannya" sampai tidak merespon pada panggilan tim peneliti.

Salah satu balita yang memberi respon saat namanya dipanggil adalah anak yang bisa ngobrol dan bercerita dengan tim peneliti.

Para peneliti mencatat, ketika iPad diambil, para balita tersebut berubah menjadi lebih verbal, mau bersosialisasi dengan temannya, dan lebih kreatif.

Tovah Klein, pakar bidang perkembangan anak, mengatakan bahwa anak-anak menjadi lebih aktif ketika mereka sedang tidak bermain iPad. "Kosa kata mereka bertambah dan mereka mau berbicara satu sama lain," katanya.

Seperti halnya otot, imajinasi anak juga perlu dilatih sehingga kreativitas mereka berkembang. Anak-anak perlu didorong untuk lebih banyak bermain di dunia nyata.

Klein menambahkan, jika orangtua terbiasa menggunakan iPad, smartphone, atau gadget lainnya untuk menenangkan anak, maka anak menjadi tidak bisa belajar bagaimana menenangkan diri sendiri secara alamiah. Dengan kata lain, anak jadi tak bisa belajar mengendalikan dirinya dari tantrum.

Penelitian sendiri menunjukkan menonton, baik TV atau komputer tablet, tidak banyak berpengaruh pada penglihatan anak. Tetapi pengaruh terbesarnya lebih pada perilaku. Karena itu para ahli dari American Academy of Pediatrics menyarankan agar orangtua membatasi waktu menonton "pasif" bagi anaknya.

Tetapi komputer tablet tidak pasif, hampir seluruh aplikasinya bersifat interaktif. Malah sebuah riset Millennium Cohort Study, studi jangka panjang di Inggris yang mengikuti 19.000 anak yang lahir di tahun 2000 dan 2001, menunjukkan balita belajar banyak dari media interaktif.

Sesame Workshop, organisasi nonprofit yang menciptakan serial tv "Sesame Street", juga menciptakan aplikasi edukatif yang didesain secara interaktif. Aplikasi tersebut bukan hanya mengajarkan huruf dan angka, tapi juga interaksi sosial dengan karakter dalam Sesame Street.

"Kami mencoba membuat konten yang mendorong orangtua berinteraksi lebih banyak dengan buah hatinya sehingga proses belajar menjadi lebih luas," kata Rosemari Tuglio, dari Sesame Workshop.

Kendati masih ada pro-kontra mengenai penggunaan komputer tablet di usia balita, namun sebagai orangtua Anda bisa memberikan batasan sehingga seluruh perhatian anak tidak tersedot oleh gadget. Berperan aktiflah saat anak asyik dengan gadget-nya. Jangan biarkan anak "diasuh" oleh peralatan elektronik.



Sumber Kompas



Info Alkes