Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Tampilkan postingan dengan label Banyak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2013

Aktif Bercinta Selama Hamil Banyak Manfaatnya

KOMPAS.com - Berhubungan seks saat hamil aman dan tetap disarankan oleh para dokter. Asalkan kehamilan sehat dan kuat, bercinta saat hamil justru memberikan banyak manfaat, baik bagi istri maupun suami.

Dokter spesialis kebidanan UF Bagazi, SpOG dari Brawijaya Woman & Children Hospital mengatakan, berhubungan seks saat hamil bisa dilakukan sejak trimester pertama hingga ketiga, tergantung kenyamanan dari pasangan.

"Kenyamanan berhubungan seks bervariasi tergantung individu. Umumnya wanita mengalami penurunan minat berhubungan di trimester awal sehingga mungkin mereka tidak merasa nyaman. Sebagian wanita mungkin tidak merasakannya, namun merasa tidak nyaman di trimester akhir karena perutnya yang sudah besar," tutur Bagazi.

Kendati demikian, banyak keuntungan yang didapat dari kegiatan bercinta saat hamil. Berikut Bagazi menuturkannya beberapa di antaranya.

1. Meningkatkan keintiman
Bukan hanya memenuhi kebutuhan biologis, berhubungan seks akan meningkatkan keintiman pasangan. Saat hamil wanita cenderung mencurahkan perhatiannya pada kehamilannya sehingga mungkin membuat kemesraan sedikit berkurang.


2. Meningkatkan sirkulasi darah
Berhubungan seks memicu produksi adrenalin dan meningkatkan denyut jantung, sehingga sirkulasi darah menjadi meningkat. Sirkulasi darah yang meningkat dapat memperbaiki suplai oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin.

3. Analgesik
Kegiatan bercinta dengan pasangan akan meningkatkan produksi hormon bahagia yaitu erdorfin. Hormon ini dapat mengurangi rasa nyeri sehingga berfungsi sebagai analgesik.

4. Kulit halus
Bercinta saat hamil dapat membuat kulit menjadi lebih halus. Alasannya, bercinta membantu meningkatkan hormon estrogen yang menghaluskan kulit.

5. Membakar lemak
Kegiatan bercinta sudah diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak, begitu pula yang dilakukan saat kehamilan. Maka kegiatan bercinta mungkin dapat membantu menjaga berat badan tidak naik berlebihan di saat hamil.



Sumber Kompas



Info Alkes

Sabtu, 11 Mei 2013

Omega-3 Tak Banyak Bantu Cegah Sakit Jantung

KOMPAS.com — Meskipun sudah ada penelitian yang menunjukkan bahwa suplementasi asam lemak omega-3 dapat membantu mereka yang telah mengalami serangan jantung dan gagal jantung, studi baru menemukan suplemen ini hanya berpengaruh kecil untuk mencegah terjadinya masalah kardiovaskular bagi mereka yang berisiko tinggi.

Para peneliti asal Italia melaporkan bahwa suplemen asam lemak omega-3 tidak dapat mengurangi risiko kematian dari penyakit jantung atau serangan jantung atau stroke pada orang yang memiliki risiko tinggi.

Ketua studi, dr Gianni Tognoni dari Istituto di Ricerche Farmacologiche di Milan mengatakan, berlawanan dengan ekspektasi, konsumsi suplemen asam lemak omega-3 tidak memberikan keuntungan spesifik terhadap populasi yang memang memiliki risiko tinggi penyakit kardiovaskular.

Ia mengatakan, asam lemak omega-3 tidak dapat membantu mencegah irama jantung yang tidak normal yang diikuti dengan serangan jantung dan gagal jantung. Oleh karena itu, suplemen ini tidak bermanfaat untuk sesuatu yang bersifat pencegahan.

"Selama gaya hidup tidak diubah, obat tidak akan membantu banyak," ujar Tognoni.

Dalam mengurangi risiko, lanjutnya, masyarakat perlu menghindari merokok, memilih makanan yang sehat, dan olahraga teratur.

Anggota studi dr Maria Carla Roncaglioni, Kepala Laboratorium Praktik Penelitan Umum di Istituto di Ricerche Farmacologiche Mario Negri berpesan, mereka yang berisiko tinggi sebaiknya tidak mengandalkan penggunaan suplemen asam lemak omega-3 dalam waktu lama, tetapi mulailah mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, khususnya kebiasaan makan.

Studi yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine ini melibatkan 12.000 orang dengan risiko tinggi penyakit jantung. Mereka secara acak ada yang diminta meminum suplemen atau plasebo.

Setelah dipantau selama lima tahun, lebih dari 1.400 orang meninggal karena penyakit jantung atau mengalami serangan jantung atau stroke. Di antara mereka yang mengonsumsi suplemen, 11,7 persen di antaranya mengalami masalah-masalah tersebut. Adapun 11,9 persen kasus terjadi pada kelompok plasebo.



Sumber Kompas



Info Alkes

Kamis, 04 April 2013

Punya Banyak Anak Memperpendek Umur

Kompas.com - Banyak anak banyak rejeki adalah pameo yang kini sudah mulai ditinggalkan keluarga modern mengingat makin mahalnya biaya hidup dan pendidikan. Menurut para ilmuwan, banyak anak juga bisa berarti memperpendek usia.

Para ilmuwan dari Universitas Gothenberg menggunakan teknik genetik modern untuk meneliti mengenai proses penuaan pada spesies angsa bernacle yang memiliki umur paling panjang. Tim peneliti menyebutkan bahwa ada korelasi langsung antara reproduksi dengan usia harapan hidup.

Kunci untuk memahami kaitan antara dua hal tersebut adalah telomere, tutup pelindung pada ujung kromosom. Panjang pendeknya telomere diyakini akan menunjukkan panjang pendeknya usia.

Angsa yang dipakai dalam penelitian ini bervariasi mulai dari angsa yang masih muda sampai yang berusia lanjut, yakni berumur 22. Setiap angsa diukur telomere-nya pada dua situasi dengan jeda dua tahun.

Di akhir penelitian para peneliti menemukan bahwa angsa bernacle (Branta leucopsis) memiliki telomere yang lebih panjang dibanding spesies burung lainnya. Hal tersebut diyakini karena angsa tersebut memiliki jumlah anak lebih sedikit sehingga mereka punya banyak waktu untuk menjaga fungsi tubuhnya tetap sehat.

"Ada korelasi yang jelas antara reproduksi dan usia pada dunia hewan. Misalnya saja gajah yang punya umur panjang tetapi keturunannya sedikit. Sedangkan tikus umurnya pendek dan memproduksi banyak anak setiap kali hamil," kata Angela Pauliny, salah satu peneliti.

Selain itu diketahui pula ada perbedaan antara perkembangan telomere dengan gender. Pada pria mereka mengembangkan telomere dalam periode yang lama, sedangkan pada wanita siklusnya lebih cepat.



Sumber Kompas



Info Alkes

Jumat, 29 Maret 2013

Masih Banyak Dokter Belum Mengerti SJSN

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang akan digulirkan mulai tahun 2014 mendatang masih belum tersosialisasi dengan baik. Bahkan, dokter yang merupakan profesi yang bersinggungan langsung dengan sistem ini pun masih banyak yang belum memahaminya.

"Wacana terhadap SJSN yang dipublikasikan tidak memberikan kejelasan dan pemahaman pada tenaga praktisi kesehatan," ujar Vice Chairman dan Head of Consulting Edelman Indonesia Bambang Chriswanto dalam acara peluncuran Edelman Healthcare Professional Survey 2013 di Jakarta, Selasa (19/3/2013) kemarin.

Berdasarkan hasil survei terhadap dokter umum dan spesialis di 4 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan selama November-Desember 2012, hanya kurang dari 50 persen mereka yang memahami alur dan proses SJSN. Bahkan, dokter di Jakarta merasa memahami SJSN sedikit lebih rendah dibandingkan dengan praktisi kesehatan di kota lainnya.

Di Jakarta, praktisi kesehatan yang mengaku mengerti sepenuhnya adalah 3 persen, mengerti 35 persen, ragu-ragu 35 persen, tidak mengerti 35 persen, dan tidak menjawab 1 persen. Sedangkan di tiga kota lainnya, mengerti sepenuhnya 5 persen, mengerti 38 persen, ragu-ragu 32 persen, tidak mengerti 19 persen, dan tidak menjawab 6 persen.

Survei tersebut dilakukan oleh Edelman Indonesia bekerja sama dengan Unit Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FKUGM) dan melibatkan 421 praktisi kesehatan, 44 persen di antaranya merupakan dokter spesialis dan 56 persennya merupakan dokter umum.

Menariknya, 57 persen dari responden pernah merawat peserta ASKES. Hal ini membuktikan sosialisasi SJSN masih sangat kurang. Maka, menurut Bambang, pesan positif dari SJSN perlu dikomunikasikan secara berkelanjutan sehingga dapat memperkuat optimisme dan menggalang kepercayaan publik terhadap SJSN.

"Riset menunjukkan bahwa mayoritas publik perlu mendengar sepucuk informasi sebanyak tiga hingga lima kali untuk mempercayai pesannya," tutur Bambang.



Sumber Kompas



Info Alkes