Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Tampilkan postingan dengan label Bahaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Mei 2013

Bahaya Menelan Magnet pada Anak

Kompas.com - Rasa ingin tahu yang besar bisa membuat anak menelan benda-benda berbahaya, seperti magnet. Kalau sudah begitu terkadang dibutuhkan tindakan operasi besar untuk menyingkirkan benda tersebut dari perutnya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, diketahui 79 persen kasus anak yang menelan "neodymium magnet" membutuhkan operasi atau prosedur endoskopi, yakni memasukkan kamera kecil ke saluran cerna. Hanya 21 persen yang bisa diatasi dengan memompa perut.

Magnet neodymium berukuran kecil yang kerap dipakai oleh produen mainan memang tampak tak berbahaya, tetapi magnet ini 20 kali lebih kuat dibandingkan dengan magnet kulkas. Karena itulah magnet ini berakibat fatal kalau sampai tertelan karena bisa menyebabkan kerusakan usus.

Meski pada sebagian besar kasus benda ini bisa keluar dari tubuh anak lewat buang air besar dan tidak menyebabkan gangguan berarti, tetapi terkadang anak menelan magnet lebih dari satu. Sehingga bisa terjadi magnet berkumpul dan melubangi dinding usus.

"Kami semakin sering mendapati kasus seperti ini, bahkan beberapa diantaranya sangat serius dan membahayakan nyawa," kata Dr.Robert Adam Noel, dari Louisiana State University Children's Hospital.

Dalam penelitiannya terhadap kasus anak menelan magnet, 31 persen berakhir dengan oeprasi untuk mengambil magnet. Dan dari jumlah kasus tersebut, 43 persen membutuhkan prosedur invasif lanjutan.

"Meski saat dirontgen magnet itu tampak tak berbahaya, tetapi benda ini bisa menyebabkan kerusakan serius pada saluran cerna dalam waktu singkat," katanya.

Selain pada mainan anak, magnet jenis ini juga digunakan pada perhiasan anak-anak atau pun anting tindik palsu.



Sumber Kompas



Info Alkes

Selasa, 02 April 2013

Bahaya Olahraga Lari bagi Orang Gemuk

KOMPAS.com — Tren olahraga lari belakangan ini sedang melanda berbagai kota di dunia, bahkan di Indonesia. Selain murah dan bisa dilakukan di mana saja, olahraga lari juga melatih semua otot tubuh dan membakar banyak kalori. Namun, tidak semua orang aman melakukan olahraga ini.

Mereka yang termasuk kegemukan ataupun obesitas tidak disarankan melakukan olahraga lari. Menurut instruktur kebugaran, Ponnie, dari Gold's Gym, berlari justru membuat lutut orang kegemukan lebih rentan cedera.

"Lari memang baik untuk menurunkan berat badan, tapi kalau masih kelebihan berat badan sebaiknya tidak lari dulu. Saat berlari, lutut akan menopang hingga lima kali berat tubuh. Misalnya saja, kalau orang tersebut memiliki bobot 100 kilogram, dengan berlari, ia akan membebani lututnya 300-500 kilogram," paparnya di sela-sela pembukaan cabang Gold's Gym di Gadjah Mada Plaza, Selasa (26/3/2013).

Namun, bukan berarti orang dengan berat badan sekitar 100 kilogram tidak boleh berlari. Ponnie mengatakan, kelebihan berat badan bukan diukur berdasarkan berat badannya saja, tetapi juga melihat pada proporsi tubuhnya.

"Jika tubuhnya tinggi, berat badan 100 kilogram tidak berarti kelebihan berat badan, jadi boleh saja berlari," ujarnya.
Olahraga terbaik untuk orang yang berkelebihan berat badan, menurut Ponnie, adalah berjalan cepat, bersepeda, berenang, dan senam aerobik. "Dengan melakukan olahraga itu dengan rutin, berat badan sudah tidak terlalu berlebihan, baru boleh berlari," pungkas Manager Program GGX Superstar ini.

Olahraga yang tidak tepat untuk orang yang obesitas juga bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Selain itu, kerap timbul sesak napas, pusing, nyeri dada, serta rasa sakit di bagian kaki setelah berolahraga. Untuk menjaga kebugaran, lakukan olahraga yang aman, misalkan jalan kaki atau angkat beban dengan jumlah beban tergolong ringan.



Sumber Kompas



Info Alkes