Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
KOMPAS.com - Tak jarang di sekitar kita ditemui orang yang terlalu terobsesi dengan penampilan. Sebaik apa pun upaya yang dilakukan, mereka selalu beranggapan penampilan mereka buruk. Entah itu merasa diri terlalu gemuk, kurang cantik, dan sebagainya. Menurut studi terbaru, sifat ini mungkin disebabkan oleh ketidaknormalan koneksi di dalam otak.
Studi ini melibatkan orang-orang dengan gangguan dismorfik tubuh, penyakit mental yang menyebabkan anggapan buruk terhadap penampilan diri sendiri, padahal sebenarnya normal.
Para peneliti asal University of California, Los Angeles (UCLA) menemukan, orang-orang ini memiliki pola jaringan kelistrikan yang abnormal di otak. Studi sebelumnya dari UCLA menunjukkan bahwa orang dengan gangguan ini memproses informasi visual yang tidak normal.
Temuan yang dipublikasi dalam jurnal Neuropsychopharmacology ini menemukan gangguan tersebut disebabkan oleh ketidaknormalan pada hubungan antara daerah otak yang memproses penglihatan dan emosi. Mereka yang mengalami kelainan pun akhirnya memiliki gangguan pengolahan informasi.
Penulis studi Jamie Feusner, yang juga profesor psikiatri mengatakan, ada korelasi kuat antara rendahnya efisiensi koneksi di seluruh otak dan tingkat keparahan gangguan dismorfik tubuh.
"Koneksi otak yang semakin tidak efisien, akan semakin memperburuk gejala, terutama untuk perilaku kompulsif, seperti memeriksa cermin setiap saat," papar Feusner.
Dalam studi ini, para peneliti memindai otak dari 14 orang dewasa dengan gangguan dismorfik tubuh dan 16 orang dewasa tanpa gangguan. Hasilnya ditemukan ketidaknormalan pada orang dengan gangguan dalam hal koneksi antara bagian otak.
"Ketidaknormalan jaringan otak berhubungan dengan bagaimana mereka melihat, merasakan, dan berperilaku," tutur Feusner.
Gangguan dismorfik tubuh terjadi pada sekitar 2 persen penduduk dunia. Mereka bahkan bisa merasa penampilan mereka sangat buruk meskipun hanya sedikit noda saja pada wajah. Mereka bisa merasa begitu putus asa sehingga tidak dapat hidup normal.
Sdr Fajrin di Muara Teweh
Sebelum saya menjawab pertanyaan saudara, saya ingin menegaskan di sini, bahwa ginjal adalah bagian penting organ tubuh yang berfungsi membuang sampah-sampah sisa metabolisme, kelebihan cairan tubuh, zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh yang larut dalam air. Bila ginjal kemudian tidak berfungsi, seperti pada gagal ginjal, tubuh secara keseluruhan akan mengalami masalah serius.
Aroma urin bagaimanapun dapat bervariasi, pada umumnya baunya tidak begitu menyengat. Volume cairan yang kita minum, makanan tertentu, obat-obatan, dan Vitamin yang kita konsumsi dapat mempengaruhi warna dan aroma urin kita. Contoh yang paling menonjol adalah setelah kita mengkonsumsi jengkol, baunya sangat menusuk sekali.
Dalam batas-batas tertentu perubahan aroma urin dapat normal-normal saja, serta sementara. Seperti pada kasus saudara, ada aroma kopi setelah saudara meminumnya, apalagi bila saudara meminumnya dalam jumlah yang banyak, dan saudara relatif hanya sedikit minum air putih, maka aroma kopi ini akan semakin menonjol. Saya juga sering menerima pasien dengan keluhan yang sama dengan yang saudara alami, pemeriksaan laboratorium menunjukkan fungsi ginjalnya tidak ada masalah, dan setelah saya anjurkan untuk minum air putih dalam jumlah yang lebih banyak, aroma itu kemudian hilang.
Kemudian, terlepas dari aroma kopi pada urin Anda, perubahan warna, dan aroma yang menyolok pada urin dapat merupakan tanda-tanda penyakit tertentu, seperti infeksi saluran kemih, batu ginjal dan salurannya, hepatitis, diabetes yang tidak terkontrol, dan sebagainya.
Karena itu, sebagai saran saya, sebaiknya saudara menambah asupan air putih, 6-8 gelas setiap hari. Insya Allah aroma kopi itu akan hilang dan itu juga lebih baik untuk menjaga ginjal yang lebih sehat.
Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum