Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
KOMPAS.com - Hari tanpa tembakau sedunia 2013 yang jatuh setiap tanggal 31 Mei tahun ini mengambil tema "Tolak Iklan, Promosi, dan Sponsor Rokok". Maka Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ezki Suyanto meminta kepada semua media elektronik khususnya untuk tidak menayangkan satu pun iklan rokok di hari tersebut.
Ezki mengatakan hal ini diharapkan menjadi rintisan untuk meniadakan iklan rokok di media. "Selama ini iklan rokok masih boleh ditayangkan di atas jam 21.30. Namun kami ingin iklan rokok sudah tidak ditayangkan sama sekali," katanya dalam diskusi dengan tema "Polemik Iklan Rokok" yang diadakan Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Kamis (30/5/2013) di Jakarta.
Ezki juga meminta masyarakat dapat menjadi saksi tidak ditayangkannya iklan rokok di Hari Tanpa Tembakau besok. Iklan rokok seperti yang diketahui merupakan daya tarik yang baik, terutama bagi remaja dan anak untuk mencoba rokok.
Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kartono Mohamad mengatakan, iklan rokok seharusnya bisa dilarang ditayangkan layaknya minuman beralkohol. "Keduanya sama-sama merugikan kesehatan," ujarnya.
Bahkan, imbuh Kartono, iklan susu formula yang sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan bisa dilarang, apalagi rokok yang sudah jelas merugikan kesehatan. Iklan susu formula dilarang karena dapat mengganggu program ASI ekskusif enam bulan.
Ezki mengatakan, iklan, promosi, dan sponsor rokok dapat ditekan melalui menggantinya dengan produk lain. Kuncinya dengan melakukan pendekatan ke produsen lain agar memasang iklan, melakukan promosi, dan menjadi sponsor sebanyak yang produsen rokok bisa lakukan.
"Media atau promotor harus tegas menolak iklan, promosi, atau sponsor rokok," tandasnya.
Nanopatch ini lebih murah dan tanpa menggunakan jarum. BRISBANE, KOMPAS.com -- Seorang ilmuwan asal Brisbane (Australia) sedang mempersiapkan uji klinis bagi penggunaan alat untuk melakukan vaksinasi yang lebih murah terhadap anak-anak. Dan yang lebih penting adalah itu tidak menggunakan jarum suntik.
Professor Mark Kendall adalah penemu Nanopatch - sebuah tambalan kecil, lebih kecil dari perangko, namun berisi ribuan titik kecil yang hanya bisa dilihat di bawah mikroskop. Titik-titik kecil inilah yang akan membawa masuk vaksin ke permukaan kulit.
Menurut laporan Brisbane Times, Kamis (18/4/2013), selama sembilan tahun terakhir, Kendall dan timnya yang berisi para periset internasional bekerja untuk membuat alat vaksinasi tanpa jarum ini di laboratorium. Pada dasarnya, teknologi ini dibuat untuk memasukkan vaksin ke tubuh anak-anak, tanpa menggunakan jarum.
Sekarang ini biaya tiga kali injeksi vaksin adalah 50 dolar Australia (sekitar Rp 500 ribu) dan dengan teknologi baru tersebut, biayanya hanya 50 sen (sekitar Rp 50 ribu).
Bulan Oktober mendatang, Kendall akan melakukan uji coba klinis di Papua Nugini.
Nanopatch hampir menyerupai teknologi Star Trek. "Secara kasat mata, ini tampak seperti sebuah tambalan kecil. Namun kalau kita lihat di bawah mikroskop, terdapat ribuan titik tajam, dimana vaksin itu dioleskan," kata Kendall. "Ketika ditempelkan, titik tajam ini akan memecah permukaan kulit dan mengirim vaksin itu ke ribuan sel di dalam tubuh."
Menurut Kendall, dengan proses ini pasien terutama anak-anak tidak akan merasa kesakitan, dan juga tidak takut karena tidak ada jarum yang terlibat. Dikatakan juga bahwa vaksinisasi menggunakan nanopatch ini akan lebih murah dibandingkan vaksin menggunakan jarum suntik karena nano ini tidak perlu ditaruh di lemari es.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan kekhawatiranya bahwa vaksin di dunia sekarang tidak efektif karena di dunia ketiga banyak yang tidak disimpan di lemari es. "Kami sudah membuktikan bahwa Nanopatch tidak perlu disimpan di tempat dingin. Dari percobaan dengan tikus, dosisnya tidak perlu besar. Jadi dengan itu saja, dua masalah besar penyebaran vaksinasi di dunia berkembang sudah bisa diatasi," kata Kendall.
Kompas.com - Gerakan back to nature juga terjadi dalam proses persalinan. Saat ini sedang populer Lotus Birth, yakni proses persalinan alami tanpa memotong tali pusat bayi. Tali pusat akan dibiarkan terlepas secara alamiah.
Tali pusat merupakan penghubung antara bayi dengan plasenta ibu. Tali pusat berfungsi untuk menyalurkan nutrisi penting serta oksigen dari ibu ke janin. Setelah persalinan, rata-rata, plasenta dan tali pusat akan lepas dengan sendirinya dari tubuh ibu dalam waktu 10 hari.
Para penganjur lotus birth mengatakan pemotongan tali pusat dalam proses persalinan akan menghentikan penyaluran darah dan oksigen dari plasenta yang sesungguhnya masih berlangsung meski bayi sudah dilahirkan.
Pengajar bidan yang aktif menyebarkan lotus birth, Mary Ceallaigh mengatakan, ibu dan bayi akan mendapatkan manfaat lebih besar dengan metode ini, terutama dalam hal bonding. "Mengganggu proses alami tersebut bisa menyebabkan masalah, baik yang terlihat atau belum terlihat," katanya.
Pemotongan tali pusat sebelum waktunya lepas, disebutkan dapat berbahaya bagi bayi yang baru lahir karena membuat mereka dua kali lebih rentan terkena infeksi.
Ceallaigh menambahkan, sistem imun bayi akan mengalami tantangan yang besar saat baru dilahirkan. Membiarkan tali pusat terlepas secara alamiah akan menjaga volume darah bayi sehingga membantu mencegah penyakit di masa mendatang.
Dari sekitar 100 kelahiran normal yang sudah dibantu oleh Ceallaigh, lima persen di antaranya menggunakan metode lotus birth. "Bagi mereka yang telah mempersiapkannya, hal itu menjadi bagian termudah dari melahirkan," tandasnya.
Pada tahun 2010, para peneliti dari University of South Florida mengatakan, pemotongan tali pusat lebih awal akan mengganggu penyaluran darah dari ibu ke bayinya. Studi tersebut dipublikasi dalam The Journal of Cellular and Molecular Medicine.
"Beberapa studi klinis telah menunjukkan bahwa penundaan pemotongan tali pusat tidak hanya memberikan lebih banyak darah yang dapat disalurkan, tetapi juga membantu mencegah anemia," ujar ketua studi dr. Paul R. Sanberg.
"Darah sumsum tulang belakang juga mengandung banyak sel punca yang berharga. Sehingga penyaluran darah akan menjadi penyaluran sel punca yang alami," tambahnya.
Di Indonesia, sudah cukup banyak rumah sakit atau klinik bersalin yang menerapkan metode lotus birth. Setelah persalinan, tali pusat akan dibiarkan tersambung dengan plasenta yang ditempatkan dalam wadah khusus di samping bayi.
Saat bayi mandi, plasenta juga harus dibersihkan kemudian dikeringkan. Yang agak merepotkan, saat menggendong bayi, plasenta juga harus ikut digendong, namun ditempatkan di tas khusus. Meski demikian, para ibu yang melakukan metode ini meyakini manfaat yang akan didapatkan bayinya di masa depan lebih besar dibanding kerepotan tersebut.
Kompas.com - Meski agak jarang menemukan seseorang yang hidup dengan satu paru, namun Paus Fransiskus yang baru terpilih adalah sedikit dari orang yang langka tersebut.
Paus berusia 76 tahun itu menjalani operasi pengangkatan paru karena parunya terinfeksi saat ia masih remaja. Pada masa itu, infeksi paru seperti radang paru atau tuberkulosis bisa berakhir dengan pengangkatan paru karena antibiotik belum seefektif saat ini.
Menurut Dr.Len Horovitz, pakar paru dari Lenox Hill Hospital di New York, AS, pada masa sekarang pun jika terjadi komplikasi radang paru dan batuk rejan yang sulit ditangani dokter terpaksa harus membuang paru yang terinfeksi. Demikian juga halnya dengan kanker paru.
Jika satu paru diangkat, paru yang masih tersisa akan mengambil alih tugas tersebut. Karena itu hidup dengan satu paru tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.
Kendati kita harus berusaha untuk menjaga organ tubuh selengkap mungkin, namun ternyata kita tetap bisa hidup meski tanpa organ-organ berikut ini:
- Ginjal
Manusia memiliki dua ginjal meski sebenarnya kita tetap bisa bertahan hidup hanya dengan satu ginjal. Ada orang-orang yang terlahir hanya dengan satu ginjal, atau satu ginjal terpaksa diambil untuk didonorkan atau diangkat setelah terjadinya cedera.
Secara umum, seseorang bisa hidup dengan normal hanya dengan satu ginjal. Bahkan secara teknis sebenarnya kita bisa hidup tanpa ginjal, tetapi harus melakukan cuci darah secara rutin.
- Limpa
Fungsi limpa adalah menyaring darah dan membantu tubuh melawan infeksi. Akan tetapi organ ini tidak esensial untuk bertahan hidup. Limpa bisa diangkat, misalnya jika terjadi kerusakan. Namun orang yang hidup tanpa limpa cenderung mudah tertular penyakit.
- Organ reproduksi
Ada beberapa penyebab mengapa wanita terpaksa menjalani histerektomi atau pengangkatan rahim, antara lain kanker, tumor dalam rahim, nyeri pelvis kronik, dan sebagainya. Sekitar 1 dari 3 wanita di AS menjalani prosedur histerektomi di usia 60 tahun. Sementara kaum pria juga bisa menjalani pengangkatan testis jika terkena kanker testis.
- Lambung
Lambung terkadang diangkat sebagian atau seluruhnya sebagai bagian dari terapi kanker lambung. Prosedur ini dikenal sebagai gastrektomi. Dalam prosedur ini, usus kecil disambungkan dengan esofagus.
Seseorang yang menjalani gastrektomi total akan mendapatkan nutrisi lewat pembuluh darah selama beberapa minggu pasca operasi. Setelah itu mereka sudah bisa makan berbagai makanan meski dalam porsi kecil.
- Usus besar
Penyakit kanker usus atau penyakit Chrohns juga akan membuat penderitanya menjalani pengangkatan kolon atau usus besar. Kita bisa hidup tanpa kolon tetapi harus memakai kantong di bagian perut untuk menampung hasil buangan. Tetapi kini dokter juga bisa melakukan operasi untuk membuat semacam kantong di usus halus sebagai pengganti usus yang dibuang.
- Usus buntu
Panjang usus buntu, yang bentuknya mirip cacing dan menempel pada bagian awal usus besar ini adalah sekitar 8,5 cm. Tidak jelas apa fungsi usus buntu, kemungkinan besar usus ini berperan sebagai imunitas usus besar. Usus ini sering diangkat jika mengalami peradangan atau pembengkakan.