Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Alkes Ritel, Penyedia Alkes Terlengkap di Jawa Barat

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium terlengkap di Jawa Barat. Hubungi kami untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: alkesritel.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Tampilkan postingan dengan label Paling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paling. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juli 2013

Rutin Minum Air Putih, Cara Diet Paling Murah


KOMPAS.com — Minum air secara rutin mungkin dapat menjadi pilihan paling mudah dan murah untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menyatakan, minum air putih sebelum makan dapat membantu keberhasilan program penurunan berat badan.

Seperti dilansir Dailymail, orang dewasa yang minum dua gelas sebelum makan kehilangan berat badan sekitar 4 lb atau setara 1,814 kilogram lebih banyak, dibanding mereka yang tidak minum air.

Penelitian itu merupaka salah satu dari 11 studi tentang efek minum air pada pola makan yang di-review oleh para ahli dan dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutritrion. Tiga peneltian lainnya yang di-review juga menyatakan bukti yang jelas bahwa konsumsi air dapat membantu meningkatkan kesuksesan penurunan berat badan.

Menurut  salah satu peneliti yang melakukan review, Brenda Davy dari Virginia Tech, konsumsi air dapat membantu meredam rasa lapar dan menolong para pelaku diet mengurangi asupan kalori.

Hal ini didukung studi lain yang menemukan, wanita yang meningkatkan konsumsi air saat program diet kehilangan berat badan lebih banyak dibanding yang minum air kurang dari 1 liter per hari.

Rebecca Muckelbauer, peneliti dari Berlin School of Public Health, Charité University Medical Center Berlin, Jerman yang memipin review riset tentang air menyatakan, rasa kenyang adalah alasan utama seseorang kehilangan berat badan.

Tetapi ia juga menduga ada alasan lain dibalik fenomena ini yaitu efek thermogenesis yang dipicu oleh air. Ia bilang, minum air juga dapat meningkatkan pengeluaran energi dari dalam tubuh. Dengan kata lain, ada energi yang dikeluarkan tubuh akibat efek minum air.  Diakui Muckelbauer, dugaan ini belum diteliti lebih jauh.

Dari beberapa riset yang ditinjau oleh Muckelbauer dan timnya, tidak semua penelitian membuktikan bahwa mereka yang minum banyak air bisa lebih langsing. Faktanya, orang yang mengalami obesitas minum air lebih banyak dibanding yang tidak kelebihan berat badan.

Ia juga mengatakan, warga Amerika bisa mengasup 400-500 kalori setiap hari dari minuman manis. Menurut Muckelbauer asupan itu akan memberi hasil lebih baik, bila diganti air biasa.

Manfaat konsumsi banyak air juga diakui penelitian lain. Satu studi menemukan wanita yang minum air biasa, bukan minuman manis, menurunkan risiko terkena diabetes. Wanita yang minum banyak air juga berisiko kecil terkena batu ginjal.



Sumber Kompas



Info Alkes

Rabu, 22 Mei 2013

Keinginan Ngemil Paling Kuat di Malam Hari

Kompas.com - Banyak orang yang sulit menghentikan kebiasaan ngemilnya, terutama di antara waktu makan malam dan sebelum tidur. Ternyata dorongan untuk ngemil di jam tersebut terkait dengan irama sirkadian tubuh.

Menurut studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Obesity, keinginan untuk mengonsumsi sesuatu yang manis, asin, atau pun bertepung, mencapai puncaknya di malam hari, ketika rasa lapar pun sedang tinggi.

Peneliti dari Brigham and Women's Hospital di Boston, AS, melakukan penelitian mengenai hal tersebut dengan melibatkan 12 orang sehat. Para responden ditempatkan di laboratorium lingkungan untuk melacak pengaruh irama sirkadian atau jam biologis tubuh terhadap perilaku makan.

Ternyata, tak peduli jam berapa para responden bangun tidur atau waktu makan pagi mereka, dorongan untuk ngemil sesuatu yang manis, asin, atau bertepung mencapai puncaknya sekitar jam 8 malam, demikian pula rasa lapar mereka.

Para peneliti menduga jam internal tubuh kita memiliki pengaruh pada nafsu makan sehingga kita merasa ingin makan terus di malam hari.

Menurut Steven Shea, ketua peneliti, dari sudut pandang teori evolusi hal tersebut masuk akal.

"Saat manusia yang berevolusi menghadapi periode kelaparan, mereka yang mudah menyimpan makanan sebagai lemak punya kesempatan untuk bertahan hidup. Hal ini menyebabkan tubuh lebih suka menyimpan makanan sebagai lemak di malam hari ketimbang siang hari," katanya.

Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makan besar mereka di pagi hari cenderung lebih gampang menurunkan berat badan dibanding orang yang makan besar di malam hari, meski jumlah kalori mereka sama.

Sayangnya saat ini makan di malam hari bukan lagi sebuah mekanisme bertahan hidup. Karena itu kebiasaan ngemil di malam hari bisa berbahaya karena menumpuk lemak sama saja membiarkan tubuh kegemukan.

Salah satu cara menyiasatinya adalah menghindari kebiasaan tidur larut malam atau gantilah menu camilan Anda menjadi lebih sehat.



Sumber Kompas



Info Alkes

Rabu, 01 Mei 2013

Benturan di Kepala Paling Berbahaya

Kompas.com - Jaringan saraf dalam otak sangat halus dan mudah robek, memar, atau rusak akibat tekanan. Dalam kondisi normal, jaringan saraf dilindungi oleh tulang tengkorak. Terjadinya benturan mendadak dalam suatu kecelakaan bisa membuat perlindungan tersebut hilang.

Cedera kepala biasanya disebabkan oleh kecelakaan di jalan raya, pabrik, terjatuh, atau serangan fisik. Kecelakaan merupakan penyabab utama kematian pada orang-orang di bawah usia 44 tahun.

"Trauma pada otak bisa menyebabkan perdarahan yang berakhir fatal atau kematian. Pecahnya pembuluh darah atau perdarahan akan mengakibatkan korban meninggal lebih cepat," kata dr.Pukovisa, Spesialis Saraf dari Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Ia menjelaskan, ada beberapa mekanisme terjadinya trauma pada kepala. Pertama adalah benturan yang merusak otak secara langsung, benturan yang menyebabkan reaksi radang (inflamasi) hebat dan terus berproses hingga merusak otak, dan terakhir adalah peningkatkan volume darah dalam rongga otak.

"Karena rongga otak tidak mungkin bertambah besar, maka peningkatan volume akan menekan batang otak. Padahal bagian ini sangat vital untuk pusat kesadaran, pengatur pernapasan, dan pengatur denyut jantung," paparnya.

Kefatalan akibat cedera kepala bisa dikurangi dengan penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor dan saat berolahraga, topi keras, serta pelayanan gawat darurat yang lebih baik.

Menggunakan helm dengan pengamanan penuh (full face) akan mencegah terjadinya benturan pada kepala serta menekan risiko perdarahan jika terjadi trauma kepala.

Penanganan

Penangangan gawat darurat diperlukan bagi korban kecelakaan dengan trauma pada kepala. Menurut dr.Roslan Yusni Hasan, spesialis bedah saraf dari RS. Mayapada Tangerang, daerah leher wajib menjadi perhatian saat mengamankan korban kecelakaan dengan trauma kepala.

"Prinsipnya bila korban menderita trauma kepala harus beranggapan ada trauma juga pada lehernya. Sedapat mungkin leher jangan digerakkan," kata Roslan.

Daerah leher adalah salah satu jalan nafas. Benturan yang menyebabkan tulang leher luka atau patah akan menyebabkan jalan nafas terganggu sehingga menyebabkan kematian dengan cepat.

"Sebelum korban dipindahkan dari area kecelakaan, daerah leher harus diberi pengaman sehingga leher tidak terkulai atau tertekuk ke satu sisi yang bisa menyebabkan patah," katanya.

Ditambahkan oleh Pukovisa, jika korban menggunakan helm sebaiknya helm jangan dilepas. Pelepasan helm dikhawatirkan akan menggerakkan leher dan mengakibatkan patah tulang leher.

"Bila ingin memberi udara sebaiknya kaca helm dibuka sedikit dan jangan membiarkan orang berkerumun di sekitar korban. Selanjutnya bisa dilakukan pengecekan jantung, paru, dan otak," katanya.



Sumber Kompas



Info Alkes

Kamis, 04 April 2013

10 Penyakit Paling Berbahaya pada Anak

Bocah disuntik vaksin difteri di Rumah Sakit Ibu Anak Kendangsari, Surabaya, Senin (12/11). Sekitar 5 juta anak di 19 kabupaten dan kota di Jawa Timur dijadwalkan imunisasi difteri serentak pada 12-24 November 2012. Jawa Timur menyumbang 83 persen kasus difteri nasional. Surveilans hingga Mei 2012, kasus difteri terjadi pada 439 orang, 19 orang di antaranya meninggal.

KOMPAS.com — Dalam perkembangan teknologi dan pengetahuan dunia kedokteran modern telah ditemukan berbagai cara mencegah terjadinya penyakit, khususnya penemuan teknologi modern vaksinasi. Namun, meski telah banyak ditemukan berbagai imunisasi pada anak, tetap saja berbagai penyakit berbahaya mengancam jiwa sebagian anak-anak di dunia.

Hal ini terjadi karena program imunisasi yang telah dijalankan oleh berbagai negara di dunia tidak dapat berjalan sesuai yang dikehendaki karena berbagai faktor. Penyebab utama tidak terlaksananya program imunisasi adalah rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya di negara berkembang, tentang pentingnya imunisasi. Terlebih lagi, saat ini, sebagian kelompok tertentu tengah gencar melakukan kampanye hitam atau black campaign tentang imunisasi.

Inilah 10 penyakit paling berbahaya pada anak

1.  Infeksi saluran napas bawah

Penyakit mematikan di dunia modern adalah sejumlah infeksi pernapasan bagian bawah. Infeksi saluran pernapasan bawah termasuk pneumonia dan bronkitis. Sulit untuk percaya, tetapi faktanya infeksi saluran pernapasan bawah jauh melebihi jumlah korban tewas di seluruh dunia dibanding AIDS dan malaria. Angka kematian: lebih dari 4 juta jiwa setiap tahun.

2.  HIV / AIDS

Angka kejadian: sekitar 39,4 juta orang yang hidup dengan AIDS. HIV atau human immunodeficiency virus tidak lebih dari pengikisan terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang, ketika pasien rentan terhadap infeksi lain. Adapun AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome biasanya mengikutinya dalam waktu 8 sampai 15 tahun, kecuali pasien menerima pengobatan. Sering kali, pasien meninggal karena TB atau pneumonia setelah infeksi AIDS. Angka kematian: 3 juta jiwa per tahun.

3.  Malaria

Angka kejadian: 300-515.000.000 orang didiagnosis masuk dalam kasus ini setiap tahun, dan sebagian besar di antaranya berada di Afrika. Malaria ditularkan oleh hewan paling mematikan di dunia yang dikenal manusia: nyamuk anopheles betina. Bahkan, malaria tidak dapat dialihkan melalui kontak fisik, tetapi tetap saja menyumbang jutaan kematian di seluruh dunia setiap tahun. Statistik menunjukkan bahwa setiap 30 detik seorang anak meninggal akibat malaria di Afrika. Angka kematian: 1-5 juta jiwa setiap tahun.

4.  Diare
Angka rata-rata infeksi: 4 miliar kasus didiagnosis setiap tahunnya. Diare pada anak sering disebabkan oleh rotavirus. Penyebab diare lainnya adalah kolera, disentri, dan sejumlah infeksi bakteri lainnya, seperti cacing mikroskopis. Diare mudah disembuhkan jika diobati secara dini. Kebanyakan kematian akibat diare, terutama pada anak-anak, berhubungan dengan dehidrasi. Angka kematian: sekitar 2,2 juta jiwa setiap tahun.

5.   Tuberkulosis

Angka kejadian: 2 miliar orang didiagnosis tuberkulosis (TB) setiap tahun. TB membunuh jutaan orang setiap tahun. Fakta: sepertiga dari populasi dunia terinfeksi. Meski demikian, bahkan dengan semua fakta ini, kasus TB baru masih menjadi diagnosis dari tahun ke tahun. Seolah-olah orang tidak benar-benar peduli lagi akan tertular penyakit. Gejala TB termasuk menggigil, demam, batuk kronis, lemah, dan penurunan berat badan. Hal ini sangat menular serta dapat menyebar melalui bersin dan batuk. TB tidak diragukan lagi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia dalam hal tingkat kematian. Angka kematian: 2 juta jiwa setiap tahun.

6.  Campak

Angka kejadian: lebih dari 30 juta orang, kebanyakan anak-anak, terinfeksi setiap tahun. Campak dapat dengan mudah disembuhkan, tetapi mematikan jika tidak ditangani. Penyakit ini terjadi terutama pada anak-anak, dan terutama di negara-negara berkembang seperti Afrika dan beberapa di Asia Tenggara. Akan tetapi, virus campak dapat menginfeksi bahkan terhadap orang dewasa. Campak dapat menyebabkan kerusakan otak, kebutaan, dan anak-anak rentan terhadap diare dan pneumonia. Angka kematian: 1.400 orang diperkirakan meninggal akibat campak setiap hari.

7.   Batuk rejan

Angka kejadian: 20 sampai 40 juta kasus terdiagnosis setiap tahunnya. Batuk rejan, atau pertusis, adalah penyakit yang sangat mematikan. Hal ini sangat menular dan, sekali seseorang terinfeksi, maka penyakit ini dapat menyebabkan sejumlah penyakit pernapasan akut pada seseorang. Apa yang tampak seperti batuk biasa bisa membunuh Anda. Batuk rejan dapat diobati dengan antibiotik. Namun, vaksin masih menjadi cara untuk mendapat kekebalan yang optimal. Angka kematian: 200.000 sampai 300.000 jiwa setiap tahun.

8.  Tetanus

Angka kejadian di dunia: 500.000 kasus didiagnosis setiap tahun. Secara level, tetanus mudah mengalahkan meningitis dan sifilis dengan tingkat infeksi yang tinggi dan korban meninggal. Anda lihat, clostridium tetani, spora tetanus bakteri yang hidup di tanah, dan sebagainya, ada di mana-mana. Sesuatu yang sederhana seperti luka kecil atau luka dapat menginfeksi Anda dengan penyakit beberapa hari setelah kontak dengan permukaan yang kotor. Negara-negara di Asia Tenggara dan Sahara, Afrika, masing-masing memiliki jumlah kematian 82.000 dan 84.000 jiwa setiap tahun, meskipun infeksi tetanus dapat ditemukan di seluruh dunia. Angka kematian: 214.000 orang setiap tahun.

9.   Infeksi selaput otak (meningitis)

Meningitis dapat disebabkan bakteri. Penyakit mematikan ke-9 di dunia modern adalah meningitis umum. Jumlah rata-rata infeksi: lebih dari 1 juta orang setiap tahun. Meningitis merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, tidak hanya dalam hal tingkat kematian, tetapi juga dalam kehidupan setelah pemulihan penuh juga. Infeksi yang fatal meliputi otak dan sumsum daerah tulang belakang. Bahkan, dengan diagnosis dini dan pengobatan yang dilakukan secara segera, 5 sampai 10 persen dari pasien yang mengalaminya tetap tidak tertolong. Sebanyak 10 sampai 20 persen pasien yang telah sembuh menderita gangguan pendengaran, kerusakan otak, atau ketidakmampuan belajar. Angka kematian: 174.000 jiwa setiap tahun.

10.  Difteri

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini termasuk berbahaya dan dapat mengancam jiwa anak dalam cepat. Tanda dan gejala hanya diawali demam dan sakit tenggorokan serta timbulnya bercak putih di tenggorokan. Bila tidak diobati dengan cepat, maka hal ini dapat segera mengancam jiwa karena dapat membuntukan saluran pernapasan, jantung, sehingga dapat dengan cepat mengancam jiwa karena komplikasi tersebut.



Sumber Kompas



Info Alkes